Lagu Batak

Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair

Archive for the ‘BATAK’ Category

Channel Lagu Batak “YouTube”

leave a comment »

donganssss, yukkk bantu ikut survey ini yukkk….

Horas Pengunjung YouTube Channel Wahana Records, Kami ingin membuat survey kecil2an tentang bagaimana tanggapan pengunjung terhadap perkembangan lagu batak saat ini.
Data ini akan kami pakai untuk membantu kami melakukan produksi Musik/Lagu Batak sesuai perkembangan zaman.

Sesuai dengan data yg telah kami miliki, bahwa perkembangan Lagu Batak beberapa dekade tertentu dapat dipilah dan digolongkan dalam 3 tahap sampai saat ini, antara lain :

pada era 1980 – 1990an : Andung Andung
pada era 1990 – 2000an : Pop Batak Trio
pada era 2000 – 2010an : Pop Batak kolaborasi musik asing dan dangdut
pada era 2010 – 2020an : ……………………

Pertanyaan kami, jika anda berkenan mohon sebutkan jenis lagu yang paling anda sukai dari tahun 2010 sampai sekarang ini (Solo atau Trio). bila berkenan mohon tuliskan pada kolom komentar : judul lagu dan penyanyi dan dikota mana anda tinggal sekarang.

misalnya :

Mardua Holong (Judul Lagu)
Omega Trio (Penyanyi)
Medan (Kota dimana anda tinggal)

Data ini sangat penting untuk menolong kami membantu anda mendapatkan kepuasan terhadap suguhan suguhan Musik/Lagu Batak yang lebih baik lagi.

Atas kesediaan anda kami ucapkan terima kasih.

Admin

SILAHKAN ‘KLIK’ LINK DIBAWAH INI…

 

https://www.youtube.com/user/lagubatak1/community

Advertisements

Written by simanjuntakstars

January 30, 2018 at 4:50 am

Etika, Akhlak dan Karir

with 3 comments

mari kita coba untuk membahas kalimat ini dengan jernih. latar belakangnya adalah : sejak 15 tahun lalu sy memulai “side business” sy pada bidang musik recording, jika dibanding dengan latar belakang pendidikan sy, sampai skrg sy tdk mendapat jawaban yg memuaskan mengapa sy memilih bidang ini sbg side business. tetapi itulah hidup, karena “sense of belonging” yg berlebihan membawanya sampai jauh terdampar dibidang itu.

seperti profesi dunia rekaman pada zaman sy ini, banyak teman produser memanfaatkan itu utk mengambil keuntungan sesaat tanpa menghiraukan sebab akibatnya dikemudian hari,
dengan kata lain banyak produser yg harus dibayar terlebih dahulu dengan sejumlah uang untuk mengorbitkan seorang/grup penyanyi.
ada yg berhasil dan ada yg betul2 terpuruk. tapi untunglah sy tidak ikut ikutan utk melakukan hal yg sama, sy blm pernah melakukan tukar guling dengan uang atau benda untuk merekam seseorang agar bisa masuk dunia rekaman menjadi penyanyi, yg sy lakukan adalah dengan “membayar” honor (walaupun tidak tidak banyak tapi layak) dan memperlengkapinya, itulah yg sy sebut etika, mungkin karena itulah banyak hitungannya jika seseorang/grup “meminta minta” agar mereka sy rekam dan dipublikasikan.

latar belakang ilmu ekonomi yg sy geluti sangat dekat dengan dunia marketing, yg intinya bagaimana melihat peluang dan situasi untuk berdagang agar mendapatkan keuntungan berlipat ganda, tentu sy mempunyai formula2 tersendiri yg tidak dapat sy jelaskan disini. itulah yg dominan sy lakukan dalam business ini.
tapi sama seperti pekerjaan2 lainnya, tidak lah dapat semua mulus begitu saja, itu sudah diluar kewenangan saya membahasnya.

sebagai catatan, untuk merekam sebuah album etnik dibutuhkan minimal dana 60jt rupiah per album, dan break even point yg diharapkan dari modal ini, harus terjual sekitar 30.000pcs vcd. jika dilihat dari peredaran dan arus penjualannya “tidak mungkin” BEP dengan kondisi saat perekonomian sekarang ini, namun tadi saya katakan formula yg sy terapkan akan menjawab semua itu.
sy meyakini seluruh pekerjaan yg konsisten dan terus menerus dilakukan akan membawa kenikmatan pada waktu yg akan datang, itu kata kuncinya.

akhir2 ini sy mempunyai persoalan mendasar terhadap pola yg sy terapkan untuk diri saya, marketing yg sy terapkan cukup berhasil untuk sebagian besar artis yg sy tangani. dalam arti walaupun sy berjalan terseok seok utk mendapatkan BEP namun dari segi popularitas mereka jauh telah berhasil, artinya mereka telah menikmati hasil kerja saya, dan saya masih menunggu keuntungan atas kerja keras saya.
akibatnya timbul permasalahan, kepopuleran mereka menjadi boomerang bagi saya, bahwa karena mereka telah menjadi tersohor, tentu banyak tangan tangan terbuka untuk ikut menikmati hasil kerja saya itu.

didalam setiap mengorbitkan penyanyi sy juga selalu mempunyai persyaratan khusus, bahwa seseorang atau grup penyanyi harus “tunduk” dengan aturan yg sy tetapkan (itu hal yg sangat wajar, karena sy mengeluarkan dana yg tidak sedikit dimuka) maka syaratnya bahwa akan dilakukan kelanjutan albumnya kelak.

namun karena entah desakan popularitas dan keinginan untuk memiliki album kembali, mereka “mencari” atau kata tepatnya menerima tawaran produser lain dengan sembunyi2 agar mereka rekaman, persoalan inilah yang saya sebut “akhlak”.

hubungannya dengan karir apa?, tentu sangat erat. pertama, sy sebagai orang pertama yg mengorbitkan penyanyi, tentu tau kelemahan yg disembunyikan dan kelebihan yg dapat sy tonjolkan dari artis tersebut hingga mereka dapat tersohor.
maka pasti ada perbedaan apabila sy tidak ikut dalam kelanjutan album mereka itu, jika itu terjadi besar kemungkinan karir yg mereka bangun dari bawah akan berhenti ditengah jalan. namun sayangnya sampai saat ini belum ada orang yg betul2 mengerti dengan teori ini, hingga mereka kalap dan merasa rendah dimata orang lain jika tetap mengikuti cara berpikir sy.

mungkin ada yg ingin bertanya, mereka kan menyambung hidup dari profesi itu pak produser??. betul!! jika mereka pekerja penuh dalam bernyanyi, maka kepopuleran mereka itu akan menjadi alat yg ampuh untuk dijual dan mereka mendapatkan uang yg banyak dari show-show yg mereka lakukan setiap hari, itu sangat berbanding terbalik dengan hasil dari honor rekaman yang sy sejajarkan dengan “pendapatan satu bulan show sama dengan honor rekaman 1 album/1-2 tahun”, bandingkan!.

dari segi ekonomi juga, saya pun tidak sebodoh bodoh amat, jika sy menganggap itu sudah emas, kenapa saya tetap menanamnya terus? pastilah saya akan dulang dan proses kembali asalkan sesuai dengan formula yg sy terapkan.

untuk hal2 yg sy sebut “persyaratan khusus” tadi adalah hal mutlak yg tdk bisa ditawar bagi saya, biarlah nanti saya mendapatkan imbalan bahkan keuntungan dari kesalahan mereka (penyelewengan) kalau sy terpaksa melakukannya.

Written by simanjuntakstars

November 5, 2015 at 5:14 pm

BILA BADAI HIDUP MENERPAMU [PKJ-285] Cipt. Bonar Gultom [GORGA]

leave a comment »

Written by lagubatak

September 9, 2014 at 11:19 am

UNANG UHUM AHU Cipt. Andre Silaen by SOMASI TRIO Vol. 2

leave a comment »

Written by lagubatak

September 2, 2014 at 6:31 am

SAPATA Cipt. Dakka Hutagalung by RETTA SITORUS

leave a comment »

Written by lagubatak

August 26, 2014 at 1:34 pm

P.T. SINCOM BATAM CIPT. EDWARD SIMANGUNSONG/JUWITA SIHOTANG BY TRINITA S.R.O VOICE

leave a comment »

Written by lagubatak

June 19, 2014 at 1:03 am

HOLONG NI DAMANG DAINANG by RETTA SITORUS

leave a comment »

…….hamu akka DONGAN, sude hita magodang marhite pangarupion namarloksa loksa, adong dainang adong daamang manang oppung namboru, tulang manang sude akka namanghaholongi hita. tabereng ma boha panghokkop ni among ta, songon dia pe rumang ni amongta ibana do na tongtong gabe amongta, mungkin hea do songgop tu pikkiran ta, boasa ma boi hita tubu sian damang nasongonon dohot dainang songonon. alai songon dia pe nasida tong do damang ido na dohot dainang ta. damang ido natongtong mangula asa adong dalan ni ngolu ngolu ta, asa boi hita sikkola. asa inongta boi mangaloppa sipanganon natabo tu hita. adong dainang na ganup ari maraburan ilu-iluna manangiakkon hita be. na sai marsakkap pasonang dirim nang pe dibagasna parukkilon ibana. DONGAN, molo tung pe ditikki on jotjot hita mangirim sms tu akka dongan ta be, pasahat hamauliateon tu akka dongan ta be. nungnga hea hita pasahat hata mauliate tu akka damang dainang ta??, manang tu akka namambahen hita boi na mamolus ari aritta??, jala boi hita mandapot akka napinarsitta ni roha ta. bereng bohi ni dainang mi, bereng gurat gurat ni bohi na naung matua i, bereng obuk na naung marbottar i, haol dainang mi tangianghon dainang mi, naung godang pangurupion na, asa boi ho hasea. bereng damang mi naung mapukpuk holi holi na, nahir hodok na holan pasari sari ho, nasida do jolma naung mangalehon gogona humokkop ho. beta ma tabahen natau las ni roha nasida, asa talup hita mandapot hasonangan di ngolu ta……

Written by lagubatak

May 28, 2014 at 11:32 am