Lagu Batak

Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair

Trio Amsisi 2000

leave a comment »

Kalau dulu akhir tahun 70an, hanya ada 3 nama trio batak yang sudah rekaman dari Jakarta (selain penyanyi rekaman dari Mini Record Medan tentunya), Trio Lasidos, Trio Maduma dan Trio Amsisi, dan satu lagi The Friendship. Mereka berpacu untuk mengambil simpati para pendengar dengan caranya masing masing. Trio Lasidos mengambil jalur dengan kisah kisah percintaan dan memasukkan beberapa lagu rock dalam albumnya, mungkin maksudnya untuk menggaet pangsa pasar kaum muda, Trio Maduma cukup dengan lagu lagu balada kehidupan para perantau dikejauhannya, alias dengan “mangandungi marende” atau “mangan-dungi-marende”. Nah, kala itu muncul juga satu trio yang bernama Trio Amsisi, didalam group ini sungguh menempel erat “idealisme” seniman batak, dengan lagu lagu poda/petuah dari ‘natua tua’ terhadap anak anaknya, mereka bernyanyi dengan manis dengan perpaduan vocal yang solid pula.

Personil Trio Amsisi : Tua Doren Situmorang, Iran Ambarita dan Charles Simbolon, banyak yang terpikat dengan kekompakan suara mereka dalam album album bataknya. Kelenturan vocal Tua Doren Situmorang (abang kandung Andy Situmorang, personil Trio Ambisi) dilapisi dengan baik oleh suara alto Iran Ambarita, nampaknya Iran tidak ingin membiarkan sedikitpun suara Tua Doren tanpa polesan altonya Iran, dan yang paling mengesankan dari mereka adalah vocal: power, khas, menarik dari si “kancil” Charles Simbolon. Lagu Tapasada Ma Rohanta, Pahompu Nise Nama Anakhon, Hutaon Do Bungkuk Hu, Dos Do Nakkok Na Dohot Tuatna, adalah daftar sedikit dari beberapa deretan lagu yang enak didengar dan dinikmati.

Mereka sangat concern dengan idealisme mereka sebagai artis & seniman batak, semua personil ini sangat lihai memainkan gitar, pada saat itu kerap mereka diundang oleh pejabat pejabat batak untuk menemani mereka pada pesta pesta yang diadakan untuk menghibur tamu tamu mereka. Salah satu petinggi abri Benny Murdani yang bukan batak pada tahun 80an sangat nge-fans dengan group ini dan selalu mengundang mereka untuk menyanyikan beberapa buah lagu batak dan tentunya lagu lagu spanyol yang memang mereka sangat menguasai dengan sangat baik, apalagi dibarengi dengan melody sang maestro batak Iran Ambarita.

Tidak ada yang tau pasti apa penyebab mereka membubarkan diri, namun sampai saat ini ketiga personil ini tampak masih akrab bila bertemu satu dengan yang lainnya, karena ketiganya masih tetap aktif didunia musik batak, Tua Doren Situmorang tampak masih “berusaha” untuk menunjukkan eksistensinya dengan menerbitkan beberapa album solo-nya.

Tahun 1990 terdengar nama Amsisi 2000 bergema, kali ini personilnya terdiri dari Abidin Simamora, Iran Ambarita dan Sastro Marbun.

Sebenarnya mereka mempunyai 2 group yang resmi, namun group yang satu lagi mereka beri nama kwartet Calipso yang beranggotakan 4 orang (bersama almarhum Jan Sitorus), mereka ini sering tampil di hotel hotel berbintang jika menggunakan nama Calipso dan Amsisi 2000 pada saat album album di kaset.

Tampaknya mereka kalah pamor dengan keberadaan Trio Ambisi yang saat itu juga dibidani oleh Charles Simbolon, namun jika berhadapan dengan kemampuan individual dengan menggunakan alat musik, Trio Ambisi masih harus banyak belajar dari mereka. Pasar memang tidak berpihak hanya pada kesempurnaan vocal dan aransemen lagu, ada faktor yang lain yang tidak kerungkap dimana kesenjangannya.

Lagu Supir Panjang ciptaan Iran Ambarita yang kerap terdengar saat ini, sebenarnya adalah album kesekian kalinya yang sudah diterbitkan Amsisi 2000, sebelumnya mereka sudah sering membuat album dengan mengulang kembali merekam lagu lagu yang pernah dibawakan oleh Amsisi yang lama, tetapi nampaknya karena persaingan untuk mengambil hati para produser masih kalah lihai dari group group lainnya.

Anda pernah mendengar lagu Parjolo Sahali ciptaan Iran Ambarita?, lagu ini mereka rekam pada tahun 2000 dan produsenya menghadirkan lagu itu bersamaan dengan lagu lagu terbaik mereka kurun waktu satu dekade selama mereka mengibarkan nama Amsisi 2000. Lagu itu sangat menyentuh, Parjolo sahali…. disima huida bohimi, diparsorang mi, tuportibion…….. yang mendapat inspirasi dari kehidupan orang batak tentang kelahiran seorang “anak” laki-laki, yang menurut orang batak dapat melanjutkan generasi keturunannya. Menurut Iran lagu ini sebenarnya dihadiahkan kepada rekan satu groupnya yaitu Sastro Marbun, yang kala itu baru memerima hadiah kelahiran seorang anak laki laki setelah sekian lama menunggu, padahal sebenarnya dia sudah memiliki anak putri 3 orang. Dapat dibayangkan betapa semangatnya Sastro Marbun menyanyikan lagu ini saat itu.

Sekarang mereka hanya berkonsentrasi dengan Amsisi 2000 dan tidak lagi aktif dengan Calipso, menurut Iran rekan mereka telah meninggal tahun 2004 pada group Calipso, alasan yang paling besar sebenarnya adalah karena jika bernyanyi secara show Calipso membutuhkan energy yang prima jauh lebih berat dari bernyanyi secara Trio, karena dengan Calipso semua personil harus memainkan alat musik masing masing, gitar, melody, bas betot, sedangkan bernyanyi dengan trio kerap lebih santai, mereka cukup bernyanyi diiringi oleh musik keyboard.

Suatu saat, kita akan mendengarkan suguhan lagu batak yang indah dan kekompakan vocal dari group ini untuk mengubah suasana lagu batak yang ada sekarang ini yang cenderung cengeng dan menurut orang “tolu batu”. Saya sangat antusias menyatakan kepada anda, bahwa menurut saya lagu dan musik batak itu adalah seperti warna yang disuguhkan oleh Trio Amsisi atau Amsisi 2000, bukan seperti yang segelintir orang yang mengatas-namakan musik batak moderen yang akhir akhir ini marak beredar.

Kalau kita membeicarakan Amsisi 2000, pasti kita membicarakan Iran Ambarita juga, yang adalah sosok seniman batak yang betul betul mengerti arah yang dia tuju, walaupun kadang banyak rintangan yang dia hadapi dalam profesinya sebagai penyanyi dan penulis lagu.

Written by lagubatak

February 3, 2009 at 5:09 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: