Lagu Batak

Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair

Trio Lamtama

leave a comment »

Berakit rakit kehulu, berenang renang ketepian….. bersakit sakit dahulu, senang kemudian.

Tampaknya ungkapan tersebut diatas akan selalu teringat dan sangat akrab dalam ingatan Trio yang satu ini, bayangkan dalam trio yang dimiliki oleh orang batak, hanya merekalah yang dipastikan belum pernah bubar dan ganti pasangan setelah terbentuk sekitar tahun 1995 yang lalu.

Personil Trio Lamtama adalah : Nixon Simanjuntak, Hady Rumapea, Dumanti (Bobby) Sirait.

Asam, manis, asin semua rasa telah mereka lalui demi untuk menyambung niat mereka untuk mendirikan Trio Lamtama, nampaknya nama tersebut sangat cocok yang artinya : “semakin baik”, karena mereka sangat bersabar dan berkeyakinan bahwa mereka akan mendapat giliran untuk mencicipi betapa manisnya ketenaran nama seperti yang pernah dialami oleh artis atris batak sebelumnya.
Mereka berjuang bernyanyi dari panggung ke panggung, cafe ke cafe yang mereka lalui larut malam hingga pagi baru kembali kerumah mereka masing masing.

Mereka mampu menggetarkan perhatian para pencinta musik batak pada saat lagu batak menjadi suatu hal yang sangat langka pada saat itu, pada tahun 2002 artis batak berada pada titik penghasilan yang paling rendah oleh karena ulah para “produser” bajakan yang mampu memporak porandakan pasaran lagu batak, semua lagu batak berada dalam ancaman yang serius, maka artis batak hampir tidak ada “job” untuk masuk dapur rekaman. pada saat itu pulalah Trio Lamtama muncul dengan salah satu lagu yang menjadi legenda, “Unang Bolokkon Tanda Hi” Cipt. Robert Marbun, dimunculkan atas prakarsa produser batak kawakan saat itu Ronald Situmorang.
Pada saat itu sang produser membuat terobosan baru untuk membuat sarana VCD dengan harga ekonomi alias layak dibeli karena harga hampir seimbang dengan harga vcd bajakan, langkah ini diambil untuk menurunkan pergolakan peredaran bajakan, maka hampir dipastikan hanya album Trio Lamtama yang bertengger dipasaran pada saat itu karena trio trio lain bagaikan hidup segan mati tak mau.
Bagi penikmat lagu batak, rasa harus tetap dipuaskan, maka Trio Lamtama satu satunya vcd original yang mampu bertahan dan mudah didapat dipasaran, jadilah dia menjadi “pionir” yang menghiasi vcd player pada rumah rumah orang batak yang pada saat itu juga terjadi boom vcd player harga murah, lengkap lah keberhasilan produser dan penyanyi batak khusus album ini.

Perumpamaan “kenal maka sayang” muncul disanubari seluruh pendengar musik batak saat itu, karena mereka telah terlanjur membeli album Trio Lamtama, dan mungkin mereka sedikit mengamati bagaimana profil para penyanyi ini, dibantu dengan kelenturan vocal Nixson Simanjuntak yang mampu menyelaraskan pekikan suara Dumanti (Bobby) Sirait, dapat menjadi pemuas dahaga pendengar musik batak, tidak ayal lagi mereka cepat akrab dan menjadi tautan hati, jadilah mereka menjadi icon lagu batak versi baru setelah Trio Lasidos “meninggalkan” penggemarnya. sedikit terobati walaupun disadari bahwa mereka belumlah dapat menandingi 50% dari olahan vocal dan kekompakan Trio Lasidos.

Nyaris dari tahun 2003 sampai pada penghujung tahun 2008 Trio Lamtama adalah salah satu acuan para penyanyi penyanyi lagu batak yang ada didaerah yang ada pemukiman batak. Jika Trio Lamtama mengeluarkan album barunya bisa dipastikan oplah 25.000pcs akan tersebar dalam waktu 1 bulan. luar biasa!.
Mereka bermaksud tidak menyia-nyiakan kesempatan, dengan membuat album dengan pop nasional (indonesia), diantaranya adalah lagu yang telah lama dipopulerkan (tahun 80an), mungkin kesempatan ini mereka lakukan untuk mengikuti kesuksesan trio senior yakni Trio Ambisi yang telah lebih dahulu menguasai pasaran pop kenangan Indonesia. namun tidak sepenuhnya pasar dapat dikuasai oleh Trio Lamtama, peredaran lagu pop kenangan mereka tersendat dipasaran.

Anda pernah mendengar lagu Anak Medan?, lagu ini sebenarnya telah dinyanyikan oleh Trio Axido pada tahun 1996 dan dari segi vocal jauh lebih memukau dari yang dibawakan oleh Trio Lamtama, tetapi karena mereka terlanjur memikat penggemar, lagu ini langsung membumbung lurus vertical dan menyebar horizontal keseluruh pelosok tapanuli, bahkan tidak dapat dibendung sampai ke pulau jawa. Lagu anak medan memang bukan merupakan album dari Trio Lamtama, tetapi kompilasi dengan beberapa penyanyi batak dari salah satu produser yang betul betul mengerti dengan selera pasar.

Keberhasilan mereka membawakan lagu Anak Medan menambah pasar yang telah mereka kuasai secara mutlak. Maka dengan mudah album album mereka selanjutnya menjadi bulan bulanan pasar lagu batak. Mereka tidak memberi tempat luang kepada para penyanyi lagu batak trio trio dan produser baru yang terlanjut bagai jamur tumbuh di musim hujan, namum layu satu persatu tanpa bekas setelah sengatan matahari bisnis yang cukup ketat persaingannya.

Awal 2009 Trio Lamtama berniat untuk mempertahankan apa yang dinamakan tahta kerajaan kaset/vcd batak, namum apa daya manis tak selalu menjadi milik sepihak, mereka mencoba mengeluarkan album terbaru dengan judul “ini medan bung”, maksudnya mungkin ingin mendulang emas dengan membawa bawa nama Medan, lacur telah menjadi milik krisis global ekonomi, atau apalah namanya penghambat manusia untuk mengurungkan mendengar kaset/vcd, maka peredarannya tidak begitu sukses, dan beberapa pengamat mengatakan bahwa kehadiran Trio Lamtama kelihatan sudah sangat turun drastis dibanding dengan bagaimana Trio Trio batak lainnya mempertahankan diri dengan para penggemarnya.

horas,
bj

Written by lagubatak

January 29, 2009 at 12:14 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: