Lagu Batak

Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair

Archive for the ‘Lagu Kenangan’ Category

SAPATA Cipt. Dakka Hutagalung by RETTA SITORUS

leave a comment »

Written by lagubatak

August 26, 2014 at 1:34 pm

HOLONG NI DAMANG DAINANG by RETTA SITORUS

leave a comment »

…….hamu akka DONGAN, sude hita magodang marhite pangarupion namarloksa loksa, adong dainang adong daamang manang oppung namboru, tulang manang sude akka namanghaholongi hita. tabereng ma boha panghokkop ni among ta, songon dia pe rumang ni amongta ibana do na tongtong gabe amongta, mungkin hea do songgop tu pikkiran ta, boasa ma boi hita tubu sian damang nasongonon dohot dainang songonon. alai songon dia pe nasida tong do damang ido na dohot dainang ta. damang ido natongtong mangula asa adong dalan ni ngolu ngolu ta, asa boi hita sikkola. asa inongta boi mangaloppa sipanganon natabo tu hita. adong dainang na ganup ari maraburan ilu-iluna manangiakkon hita be. na sai marsakkap pasonang dirim nang pe dibagasna parukkilon ibana. DONGAN, molo tung pe ditikki on jotjot hita mangirim sms tu akka dongan ta be, pasahat hamauliateon tu akka dongan ta be. nungnga hea hita pasahat hata mauliate tu akka damang dainang ta??, manang tu akka namambahen hita boi na mamolus ari aritta??, jala boi hita mandapot akka napinarsitta ni roha ta. bereng bohi ni dainang mi, bereng gurat gurat ni bohi na naung matua i, bereng obuk na naung marbottar i, haol dainang mi tangianghon dainang mi, naung godang pangurupion na, asa boi ho hasea. bereng damang mi naung mapukpuk holi holi na, nahir hodok na holan pasari sari ho, nasida do jolma naung mangalehon gogona humokkop ho. beta ma tabahen natau las ni roha nasida, asa talup hita mandapot hasonangan di ngolu ta……

Written by lagubatak

May 28, 2014 at 11:32 am

Oh… Yerusalem (The Grace Trio)

leave a comment »

Oh… Yerusalem

Oh Yerusalem kota mulia

hati ku rindu kesana

Oh Yerusalem kota mulia

hati ku rindu kesana

Tak lama lagi

Tuhan ku datanglah

Bawa saya masuk sana

Tak lama lagi

Tuhan ku datanglah

Bawa saya masuk sana

Written by lagubatak

October 16, 2013 at 3:36 am

Dung Sonang Rohakku – ANUGERAH

with one comment

Dung sonang ruha hu

dibahen Jesus i

porsuk pe hutaon di son

Na pos do roha hu

di Tuhan ta i

Dipasonang tong tong roha hon

Sonang do, sonang do,

dipasonang tongtong roha hon

Nang dihaliangi sibolis pe au

naeng agohonon na muse

naung mate Tuhan hu, mangolu ma au

Utang hi nuangnga sae sasude.

Sonang do, sonang do,

dipasonang tongtong roha hon

Diporsan Tuhan hu

sandok dosa hi

bolong tu na dao do dibaen

Nang sada naso jujuron na bei

na martua tondi hu nuaeng

Sonang do, sonang do,

dipasonang tong tong roha hon

Written by lagubatak

October 12, 2013 at 4:11 pm

Pamora Mora Agen

with one comment

Sambil anda membacanya, nikmati pula rangkaian lagu yang ada disini http://www.youtube.com/user/lagubatak1 [klik kanan>>pilih>Open Link In New Tab]

Peredaran lagu batak tidak seindah peredaran lagu pop Indonesia atau lainnya. Banyak hal yang mejadikan peredaran lagu batak menjadi unik, dan mungkin tak dapat diurut satu persatu dalam penjelasan ini. Namun yang pasti adalah setelah salah satu distributor lagu batak yang berdarah tionghoa (colombia record) mengundurkan diri dari dunia distributor kaset, maka dunia recording lagu batak bagaikan arus air yang tak mempunyai poros yang kokoh, walaupun arusnya deras namun tak ada yang menjadi tumpuan sebagai sentra peredaran yang menjadi hal utama dalam penjualan kaset/vcd.

Maka thn. 2003 ada bermunculan beberapa pemain pemain baru yang mencoba melakukan cara cara tersendiri, baik itu melakukan pemasaran dengan menumpangkan lagu batak dengan peredaran vcd bajakan untuk didistribusikan ke daerah dimana vcd bajakan yang muncul bagaikan jamur saat itu, maupun pemain pemain yang berusaha sendiri melakukan “hantar bola” kepada para agen agen untuk daerah, biasanya dalam dunia retail disebut “kanvas”.

Yang saya mau coba jelaskan keunikannya adalah terutama pemain yang memilih secara kanvas. Pada saat mereka melakukan secara “direct selling”, mereka menemui beberapa kesulitan di lapangan, tidak semudah perhitungan diatas kertas yang mengatakan bahwa setiap agen minimal akan menerima 500pcs setiap kali perjalanan. Namun karena pelaku “direct selling” yang menawarkan kepada para agen maka para agen juga merasa terganggu dari segi waktu dan financial, maka mereka merasa tidak perlu melakukan pembelian dengan partai besar, karena mereka berfikiran toh bulan depan mereka akan datang lagi, jadi mereka mengurangi kuantitas pembelian.

Pada saat agen sudah mulai mengurangi jumlah pembelian dan tentu secara langsung mengurangi omzet penjualan bagi distributor yang biasanya juga sebagai produser. Maka timbullah pola baru untuk mensiasati omset penjualan tersebut, maka produser akan menawarkan kepada agen untuk melakukan transaksi “titip jual” (konsinyasi). Produser akan meninggalkan misalnya 1000pcs produksi kepada salah satu agen dan penagihannya dapat dilakukan satu bulan kemudian pada saat jadwal penjualan berikutnya. Hal ini bagaikan angin segar bagi agen, karena tanpa merasa mengeluarkan modal namun berkesempatan untuk memiliki barang yang dapat dijual kepada para pengecer. Demikianlah peredaran kaset batak yang tadinya barang yang dianggap cukup mahal menjadi barang dagangan “murah” dan tidak perlu mengeluarkan modal bagi para agen.

Nah, inilah senjata yang menjadi bumerang bagi produser/distributor. Tanpa disadari ada saja orang yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan secara sepihak dengan cepat. Muncullah beberapa orang yang menyebut dirinya sebagai “Agen” pada daerah daerah tertentu, mereka cukup menghubungi produser dan menuntun mereka untuk datang ke tempat tinggal mereka dan meminta beberapa jumlah barang untuk dititipkan, nanti mereka akan “membantu” produser untuk menjual kepada para pengecer dimana mereka tinggal. Pihak produser/distributor dalam hal ini melakukan ilmu ekonomi, dimana ada permintaan mereka siap untuk supply. Bulan pertama dan kedua kelihatannya cukup lancar dan beberapa produsder/distributor tertarik untuk memberikan produksi masing masing kepada sang “agen” yang saya sebutkan tadi. Namun setelah sang “agen” merasa cukup atau mungkin bukan sesungguhnya berniat sebagai agen, setelah “mengumpulkan” tagihan dari beberapa produser/distributor, dia mulai mengendurkan komunikasi kepada produser/distributor dan bahkan pindah tempat dan melakukan penggelapan terhadap barang yang sudah diterima dari produser/distributor. Anda bisa membayangkan jika 3 – 4 produser/distributor masing masing memberikan barang 3 – 5 ribu pcs barang, maka sudah berapa nilai rupiah yang mereka dapat dengan mudah dan cepat?, dan menurut catatan tidak kurang dari 10 “agen” yang melakukan praktek seperti ini. Saya tidak ingin membahas kemana uang kaset tersebut digunakan.

Jadi apabila ada seseorang yang menghubungi produser/distributor yang mengatakan siap menjadi “agen” pada daerah daerah tertentu, maka saya membayangkan produser tersebut hanya tersenyum dan membayangkan bahwa orang ini berniat untuk melakukan tipu muslihat terhadapnya.

Maka bagi seseorang yang betul betul mempunyai niat untuk membangun usaha dibidang distribusi ini, lakukan hal yang lebih masuk akal, tawarkan kepada mereka untuk kerja sama yang menguntungkan, misalnya : berikan uang dimuka sebagai jaminan dan berikan kesan anda tidak akan melakukan pendekatan semu agar anda tidak masuk dalam kategori “pamora mora agen” yang ada dalam benak produser/distributor.

Written by lagubatak

August 11, 2013 at 3:51 am

Wahana Records

leave a comment »

Cukup lama saya memutuskan bahwa, apakah saya ingin memperlihatkan siapa dibalik pengelola blog ini?, selama ini saya berfikiran suatu hal yang tidak sopan untuk membawa bawa nama suatu produksi untuk menyenangkan hati para pembaca, kemudian saya berfikiran lagi bahwa hal itu tidak salah untuk dilakukan, toh… tidak ada yang dirugikan juga.

Selama ini anda dapat menikmati keberadaan blog ini tidak lain adalah karena salah satu produser lagu batak yang diberi nama “Wahana Records”, merk dagang ini layaknya dengan merk dagang lainnya ingin memberikan yang terbaik dari apa ide ide dan pemikirannya bagaimana agar lagu batak itu jauh lebih baik lagi. Tentu itu juga tergantung kepada penikmat lagu itu sendiri, karena jika terjadi perputaran ekonomi yang sehat, sangat dimungkinkan mendapatkan kepuasan dalam bidang produksi.

Baru baru ini Wahana Records kembali mencoba untuk menyuguhkan produksi yang sudah lama digadang gadang dengan niatan suatu saat bisa menjadi icon lagu batak.

 

apabila anda ingin mendengar beberapa produksi Wahana Records, silahkan berkunjung ke account “youtube” yang sudah disediakan secara gratis. inilah tautannya http://www.youtube.com/user/lagubatak1

Written by lagubatak

July 28, 2013 at 1:48 am

Trio Interna

with 2 comments

“ini medan kawan!”.

Kemajuan tehnologi rekaman membawa keberuntungan bagi trio trio batak, termasuk dengan kehadiran trio yang satu ini, tanpa kemajuan tehnologi tersebut mungkin trio ini akan memilih tinggal di Jakarta dibanding dengan Medan, seperti terjadi beberapa tahun sebelumnya, trio trio yang berada di Jakarta saat ini adalah umumnya berasal dari Kota Medan, biasanya mereka mengasah kemampuan dahulu di kota Medan, setelah mereka menganggap sudah mampu untuk meniti karir dalam tarik suara, mereka akan memutuskan untuk pindah ke Jakarta untuk dapat meningkatkan karir dalam dunia rekaman.

Interna Trio beranggotakan Sungkono Gultom, Edward Manullang dan Erick Manullang, sebelumnya mereka adalah anggota dari 2 trio yang ada di Kota Medan, namun seperti lazimnya trio yang eksis walaupun mereka membawa 2 bendera yang berbeda, tapi sesekali mereka juga bertemu untuk bekerja bersama dalam suatu perhelatan untuk bernyanyi, istilahnya seseorang dapat di’cabut’ dari trio yang lain untuk mengisi salah satu acara, jika kita berpikiran positif hal ini kadan ada baiknya juga dilakukan oleh trio yang ada, hanya sekedar menguji perpaduan suara dan kekompakan.

Asal muasal mereka membentuk Interna Trio ini cukup unik dan perlu menjadi perhatian bagi trio lainnya, sebutlah seorang produser sedang mencari trio dengan vocal yang diharapkan untuk mengisi beberapa lagu yang akan dimasukkan dalam album bentuk kompilasi, sebelumnya produser telah merapungkan 3 (tiga) lagu dengan trio yang berbeda, namun bentuk dan ciri yang diharapkan belumlah sesuai dengan harapan, namun pada waktu yang bersamaan Erick Manullang bertemu dengan sang produser, setelah produser mengutarakan niat untuk mencari bentuk vocal yang diinginkan, Erick Manullang tersenyum sambil menceritakan bahwa memang dia sedang memikirkan untuk membawa rekannya Sungkono Gultom untuk diperkenalkan yg sebenarnya bukan satu group dengannnya, akhir cerita Sungkono Gultom telah tiba di studio untuk mengikuti tahap pengenalan vocal yang dimaksud, dan Edward Manullang yang sebelumnya memang 1 group dengan Erick MAnullang telah distudio sebelumnya.

Setelah “take vocal” dilakukan, produser sekaligus yang bertindak menata mereka pada saat take vocal terkagum kagum atas ciri khas perpaduan vocal dari ketiga orang tersebut, menurut pengakuannya lagu yang mereka bawakan sangat memenuhi karakter lagu yang telah disediakan. tidak ayal lagi setelah selesai pengisian vocal satu lagu [Sulangan Mangan cipt. Robert Marbun] sang produser langsung memerintahkan untuk pengambilan vocal untuk lagu kedua [Cinta Hian cipt. William Naibaho], dan seterusnya untuk lagu ke 3 [Saputangan Namarsulam Goar Mi cipt. Jack Marpaung], maka praktis pengisian vocal untuk album kompilasi yang dimaksud sebanyak 3 lagu dirampungkan dalam waktu yang relatif singkat, tidak lebih dari 8 [delapan] jam. Suatu prestasi yang mengagumkan bagi trio yang belum pernah masuk dalam dapur rekaman.

Setelah merampungkan pengisian vocal tersebut, sang produser melakukan pembicaraan singkat bagaimana dan apa tujuan album ini, dan mencari kesepakatan apakah trio ini memiliki ikatan dalam bentuk pribadi atau group dengan orang lain, jika tidak maka ditawarkan untuk bergabung dalam wadah yang sama dengan nama baru, ketiga personil ini dengan segera mengisyarakan persetujuannya, maka pada saat itu juga diadakan ‘gentlement agreement’ pembentukan dengan nama baru yang akan ditabalkan kemudian. Pada saat itu juga produser meminta ketiga personil untuk meluangkan waktu mereka besok paginya untuk mencari dan membeli kostum/pakaian guna untuk diadakan pengambilan visual [shooting klip] dan kemudan sore hari akan berangkat ke lokasi shooting. Sang produser ternyata sudah mempersiapkan ini dengan cepat. Setelah selesai pengambilan visual, mereka juga menyampaikan niatan bahwa mulai saat ini mereka akan bergabung dan merasa cocok untuk group baru, maka sang produser memberi nama baru “Interna Trio’.

Hasil dari semua cerita diatas anda bisa temui dalam album yang disebut “BPK” [Batak Populer Kompilasi] terdiri dari 4 trio batak, diantaranya Persada Trio, Rajumi Trio, Interna Trio dan Simanjuntak Stars. Album ini cukup dipandang dan dapat dikatakan sukses dalam penjualan kaset diera lesunya peredaran VCD batak saat ini.

Setelah sukses dalam album bentuk kompilasi, maka produser kembali membuat suatu rancangan untuk membentuk mereka dalam satu album penuh, 3 bulan berikutnya maka mereka telah melakukan pengisian vocal untuk satu album penuh dengan lagu lagu yang telah dipersiapkan oleh produser. Kabarnya album tersebut juga cukup diterima di keramaian pasar. Terlebih dalam Album Vol.1 yang mereka terbitkan baru baru ini disamping lagu lagu baru yang mereka bawakan adalah dari pencipta papan atas, dan vocal mereka cukup prima mengimbangi kekayaan notasi dalam lagu tersebut.

Sang produser mencium dan melihat harapan yang terdapat dalam trio ini, maka untuk meyakinkan kedua belah pihak, maka diadakan pembicaraan bahwa trio ini akan diadakan ikatan kontrak untuk pertama kali dalam masa waktu 3 [tiga] tahun, hal tersebut diterima dan disepakati dengan baik oleh ketiga personil dan produser.

Jika kita bisa menilai satu trio dengan oplah VCD yang beredar, saya sangat berkepentingan menyampaikan bahwa Interna Trio sudah mendapat tempat dihati para penikmat lagu batak, dengan bukti tidak kurang dari 50.000 keping VCD [album kompilasi dan album vol.1] dalam waktu relatif singkat mereka telah memiliki pasarnya, dan merekalah salah satu trio yang dipertimbangkan saat ini di Kota Medan.

Written by lagubatak

September 29, 2012 at 7:02 pm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 64 other followers