Lagu Batak

Tentang : Artis, Pencipta, Musisi, Produser, Penikmat, Syair

Archive for the ‘LAGU BATAK’ Category

Belajar Aksara Batak dengan Bersenandung

with one comment

Saya buta tentang aksara (tulisan) batak karena saya tidak pernah mempelajarinya maka sama sekali tidak dapat membaca satu huruf pun, kemudian saya membayangkan orang orang yang dibawah umur saya dan mungkin jauh dari pengetahuan tentang “habatak on”, rasanya miris dan menyesal, kenapa saya tidak pernah belajar? dan apa sebenarnya kegunaan nya bagi saya?.

Dalam beberapa hari ini saya mempertimbangkan untuk membuat salah satu produksi (album) batak dengan judul Belajar Aksara Batak dengan Bersenandung. album ini direncanakan 60% mengajarkan materi tentang aksara batak dan beberapa umpasa didalamnya (termasuk interaksi instruktur) dan 40% adalah bentuk lagu batak dari beberapa penyanyi, sekaligus pada teks lagunya akan menuliskan huruf batak.

aksara batak

Sebenarnya ide ini datang dari betapa gigihnya salah satu rekan di Facebook, Bungaran Supratman Simanjuntak memperkenalkan betapa pentingnya aksara batak itu bagi generasi muda, sampai dia dapat membuat software khusus yang dapat di-upload agar aksara batak dapat dipelajari sendiri dimana pun kita berada. Sungguh usaha yang perlu mendapat appresiasi. Kemudian saya merencanakan materi aksara batak akan saya serahkan kepada beliau dengan bantuan dari beberapa tokoh-tokoh adat batak yang melek IT.

Biaya untuk pembuatan album tersebut tidak lah sedikit, karena saya sedang mempersiapkan 2 (dua) album batak sekaligus, maka dana dan kemampuan saya terkuras dan agak sedikit memaksakan diri untuk meneruskan rencana ini, namun karena waktu dan kesempatan kelihatannya sekarang lah yang tepat, maka mau tidak mau proyek ini akan dilanjutkan.

Atas pertimbangan diatas, saya sebagai penggagas ide tersebut bermaksud untuk menyampaikan hal ini kepada anda yang merasa perlu untuk pelestarian budaya tersebut, dan tentu yang dapat menyisihkan sedikit demi sedikit dana untuk proses pembuatan album tersebut. Mohon kiranya partisipasi dananya.

Sebagai “balas jasa” atas partisipasi tersebut, maka kami akan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para “donatur” untuk promosi dalam paket album tersebut. Bagaimana proses kelanjutannya dapat dibicarakan kemudian.

Tata cara untuk turut berpartisipasi dapat meng-klik “donasi” pada kolom yang terdapat disebelah kanan pada blog ini dan membubuhkan berapa pun nilainya sangat berharga.

Mauliate

Written by lagubatak

August 14, 2010 at 10:21 am

Palapa Trio

with one comment

Ditulis oleh : Posma Aritonang

Debut dalam album Batak

Seorang anak muda yang datang dari Desa Tanjung Kasau Kec. Sei Suka Kab. Batubara, datang merantau ke Surabaya dengan maksud ingin meniti karir menjadi seorang musisi yang layak didengar oleh masyarakat luas, Ia mengikuti pendidikan sekolah Musik Yamaha tepatnya di Jombang Jawa timur.

Dia adalah POSMA ALUDONNA ARITONANG. Semula Posma bergabung dalam sebuah Band anak muda yang bernama Zeus band, dan dia dipercayakan sebagai pemain gitar, berawal dari pendidikan music yang ia peroleh dari sekolah music Yamaha dan pengalaman dalam penampilan di Zeus band terpikirlah olehnya untuk membentuk band baru dan berdirilah Polos Band yang dimotori oleh Posma Aritonang Pencipta lagu , vocal, dan gitar,yang membawakan lagu ciptaan Posma Aritonang dengan judul IBU,

Pada tahun 2008 tepatnya bulan Juni berkunjunglah Posma ke salah satu café di kota Jakarta yaitu Café Toba Dream, dengan tujuan untuk bertemu dengan saudara Viky Sianipar untuk membicarakan pembuatan Master Lagu2 dari Polos Band, tetapi pada saat bersamaan saudara Viky Sianipar tidak ada di tempat sehingga Posma Aritonang hanya dapat menemui Ayahanda Viky Sianipar Beliau adalah M. Sianipar,dalam pembicaraan mereka terucaplah kata-kata dari Beliau M. Sianipar “Coba lae buat lagu-lagu Batak” demikianlah pertemuan itu berakhir sampai dengan kurang lebih pukul 10 malam.

Hasil dari sebuah pertemuan antara Posma Aritonang dengan Beliau M. Sianipar tergeraklah Hati kecil Saudara Posma Aritonang untuk menulis lagu-lagu Batak dan mulailah Saudara Posma mencari ide-ide baru dan inspirasi, Pertama sekali Ide yang didapatkan Saudara Posma adalah sebuah kejadian di kampung halaman mengenai Issue Begu Ganjang berawal dari kejadian tersebut Saudara Posma Aritonang menyelesaikan sebuah lagu yang berjudul Begu Ganjang, dan menyusul lagu-lagu berikutnya .

Pertengahan tahun 2010 Posma Aritonang telah menyelesaikan beberapa lagu, dan merasa sudah layak untuk membentuk sebuah Trio untuk mengeluarkan sebuah album, sehingga Posma Aritonang menemukan sebuah nama untuk Trio yang akan dibentukNya yaitu PALAPA TRIO yang artinya adalah sebuah trio yang mengatas namakan sebuah satellite yang berada di atas dan banyak membantu kebutuhan informasi bagi banyak orang, begitu juga tujuan saudara Posma Aritonang semoga Palapa Trio bisa menjadi Trio yang menduduki posisi atas dan banyak disukai banyak orang, selanjutnya mulai mencari bibit-bibit baru dari daerah pada awal bulan mei 2010 dimulailah pencarian bakat baru.

Mereka yang yang terpilih adalah Alfredo Siburian, dari Tebing Tinggi dan Paska Rajagukguk, dari Sisoma P. Sidempuan. Alfredo Siburian mempunyai kelebihan dengan suaranya yang mempunyai power, sementara Paska rajagukguk mengandalkan suaranya yang khas dengan logat batak yang kental, maka jadilah personil Palapa Trio “Posma Aritonang, Alfredo Siburian, Paska Rajagukguk”.

Tahun 2010 bulan Juni tanggal 06 mereka memulai karirnya dibidang blantika musik, seperti penyanyi penyanyi lainnya, dibutuhkan seorang piñata vocal yang handal dan terpercaya, Tipis Haposan Aritonang telah berhasil menciptakan kolaborasi/perpaduan suara khas Palapa trio yang natural dan unik,Tipis Haposan Aritonang yang tadinya personil Trio Satahi berperan kuat menggandeng tangan mereka menuju puncak karir yang sedang mereka idam idamkan. Pada saat itu rumah produski dengan salah seorang pengusaha Batak Johannes Hutasoit dengan ARTANESnya, bekerjasama dengan Palapa Trio untuk memproduksi Album Perdana 10 Karya Besar Posma Aludonna Aritonang dengan Hits BEGU GANJANG.

Singkat cerita, album perdana Palapa Trio terkuak, Lagu “Begu Ganjang” ciptaan Posma Aritonang dan beberapa lagu andalan lainnya seperti “ Dunia Gemerlap, Andung Na Sundat Sarjana,Tumagon Ahu Amnesia” mampu membuat seseorang merenungi nasib dan penderitaan-nya, sangat persis dengan yang terdapat pada syair lagu tersebut. Dalam syair tersebut menggambarkan bagaimana seseorang yang telah hampir putus asa karena penderitaan penyakit, juga karena pustus cinta, tidak dapat melanjutkan sekolah, terlalu jauh terbawa arus pergaulan jaman sekarang,dan lai-lain.

Written by lagubatak

August 9, 2010 at 7:58 am

Paket Sim’sonG (Paket Hemat-Ekonomi) Lagu Batak

leave a comment »

Khabar gembira kepada masyarakat luas yang ada di seluruh nusantara, terutama masyarakat batak yang ada pada daerah yang susah dijangkau oleh lagu-lagu batak.

Khabar gembira tersebut berupa pembukaan Paket Simsong (paket hemat-ekonomi), yakni pemberian 10 biji VCD batak antara lain :

(6) vcd Album SIMANJUNTAK STARS (terdiri dari lagu lagu)
.. Dang Lepelmu Au Ito Cipt. Bunthora Situmorang
.. Namassammana Do Cipt. Anoy Simanjuntak
.. Pabagas Tanoman Cipt. Soritua Manurung
.. Hurippu Gabe Jutawan Cipt. Anton Siallagan
.. Boru Sihotang Cipt. Yamin Panjaitan
.. Paimaon Hu Do Ho Cipt. Lans Hutabarat
.. Surat Undangan Cipt. Yamin Panjaitan
.. Selpi Cipt. Ismail Hutajulu
.. Silaosi Poda Cipt. Jack Marpaung
.. Rara Cipt. Muchtar Simanjuntak
.. Unang Ho Mandele Cipt. A. Manalu
.. Boan Ma Holong Mi Cipt. Robert Marbun
.. Sengko sengko Cipt. NN
.. Pos Ni uhur Mai Cipt. NN
.. Del-de-kodel Cipt. NN
.. Selayang Pandang Cipt. NN
.. Medan Jakarta Cipt. Mangara Manik
.. Napangkat Do Nakaya Cipt. NN
.. Serma Dengan Dengan Cipt. NN
.. Rasmi Cipt. Lintong Barigbing
.. Janji Palsu Cipt. Korem Sihombing
.. Si Unte Manis Cipt. NN
.. Pengusaha Muda Cipt. Anton Siallagan
.. Tuise Ma Anakhon Hi Manjou Oppung Cipt. Jack Marpaung
.. Marimbang Cipt. Nahum Situmorang
.. Tataring Parapian Cipt. Yamin Panjaitan
.. Marimpola Cipt. Tagor Tampubolon
.. Agustus Parsirangan Cipt. Anton Siallagan
.. Di Bona Ni Gadong Cipt. Tagor Tampubolon
.. Mangoli Damang Cipt. Jack Marpaung
.. Sursar (Habang Birrit Birrit) Cipt. NN
.. Saputangan Nasinulam Cipt. Robert Marbun
.. Tanda Mata Cinta Cipt. William Naibaho
.. Tangis Di Pesta Natal Cipt. Johannes Hutasoit
.. Bunga Melati Cipt. Manondang Simanungkalit
.. Bornginon Cipt. Robert Marbun
.. Tarlambat Kapal Cipt. Soritua Manurung
.. Manganju Ma Ho Cipt. Fendy Manurung
.. Di Pesta Bona Taon Cipt. Mangara Manik
.. Tahuak Manuk Cipt. Harun Situmeang
.. Dainang Cipt. Otto Hasibuan, SH
.. Manis Begeon Cipt. Anton Siallagan
.. Posma Roham Cipt. Gaols Naibaho
.. Soripada Naburju Cipt. Sudiarto Tampubolon, SH
.. Sadarion Nama Cipt. Yamin Panjaitan

(1) vcd MARSADA BAND
.. Maria Cipt. Joeharlen Simanjuntak
.. Boasa Ma Cipt. Abidin Simamora
.. Sihutur Sanggul – uning-uningan batak
.. Diparsobanan Cipt. Daulat Hutagaol
.. Pulo Samosir Cipt. Nahum Situmorang
.. Gondang Mulamula – uning-uningan batak
.. Molo Huingot Cipt. Parihutan Manik
.. Marsitogol Cipt. Nahum Situmorang
.. Silambiak Ni Pinasa – uning-uningan batak
.. Rosita Cipt. Nahum Situmorang
.. Sada Do Cipt. Bachtiar Panjaitan
.. Sirait Nabolon – uning-uningan batak
.. Marmasak Sandiri Cipt. Erick Silitonga
.. Baringin Sabatola Cipt. Nahum Situmorang

(1) vcd TRIO PERSADA
.. Benget Ma Ho Cipt. Tagor Tampubolon
.. Lao Pe Au Cipt. Yamin Panjaitan
.. Nipi Boa Boa Cipt. Fredy Tambunan
.. Tangian Do Naboi Cipt. Dolok Simanjuntak
.. Tulus Cipt. William Naibaho
.. Di Tugu Monas Cipt. Robert Marbun
.. Tangis Do Au Cipt. Iran Ambarita
.. Mamereng Bohi Mi Cipt. Iran Ambarita
.. Tarhirim Au Cipt. Dolok Simanjuntak
.. Mauliate Ma Inang Cipt. Robert Marbun

(1) vcd ALBUM PARDOMUAN
.. Poda Ni Dainang Cipt. Tagor Tampubolon; Vocal Eljunt Voice
.. Anak Medan Cipt. Fredy Tambunan; Vocal : Axido Trio
.. Soripada Naburju Cipt. Sudiarto Tampubolon, SH; Vocal : Perdana Trio
.. Salendang Parpadanan Cipt. Robert Marbun; Vocal : Lamtama Trio
.. Anak Sibitonga Cipt. William Naibaho; Vocal Totama Trio
.. Haholongan Hu Do Ho Cipt. Iran Ambarita; Vocal : Rita Butarbutar
.. Anakhon Hi Do Hamoran Di Au Cipt. Nahum Situmorang; Vocal : Trio Ambisi
.. Patik Palimahon Cipt. Hady Rumapea; Vocal : Lamtama Trio
.. Anakhon Hu Cipt. Dakka Hutagalung; Vocal : Herty Sitorus
.. Ulos Saput Cipt. Sudiarto Tampubolon; Vocal : Perdana Trio

(1) vcd 10 SUPER TOP HITS LAGU BATAK
.. Saputangan Namarsulam Goar Mi Cipt. Jack Marpaung; Vocal : Trio Lamtama & Jack Marpaung
.. Asa Sombu Roham Cipt. Lans Hutabarat; Vocal : Trio Axido
.. Di Tugu Monas Cipt. Robert Marbun; Vocal : Romansa Trio
.. Supir Panjang Cipt. Iran Ambarita; Vocal : Amsisi 2000
.. Gokhon Dohot Jou-jou Cipt. Bunthora Situmorang; Vocal : Rita Butarbutar
.. Boru Panggoaran Cipt. Tagor Tampubolon; Vocal : Charles Simbolon
.. Unang Parmeam Meam Au Cipt. Joeharlen Simanjuntak; Vocal : Joel Simorangkir
.. Unang Bolokkon Tanda Hi Cipt. Robert Marbun; Vocal : Trio Lamtama
.. Siose Padan Cipt. Tilhang Gultom; Vocal : Blitz Voice
.. Unang Au Solsoli Cipt. Bunthora Situmorang; Vocal : Trio Ambisi
——
10 vcd TOTAL

Paket ini dibuat dengan harga Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) sudah termasuk ongkos kirim untuk ke seluruh Nusantara dengan menggunakan jasa courier Titipan Kilat (TIKI).

Bagi yang berminat dapat memesan melalui email : lagubatak@yahoo.com

Written by lagubatak

July 23, 2010 at 4:22 am

Sinaga Bersaudara

with one comment

Saya terusik dari beberapa email dan pesan dari beberapa pengunjung untuk menulis lagi artikel tentang trio trio batak yang sedang aktif sekarang ini bahkan yang pernah aktif sekedar meramaikan kancah dunia lagu batak hari hari sebelumnya. Dan kebetulan hari libur yang panjang ini membuat waktu saya cukup untuk memnulisnya dengan tujuan sekedar berbagi informasi yang ada pada saya yang mungkin perlu juga diketahui khalayak ramai.

Sinaga bersaudara disingkat dengan 7naga, yang dalam bunyi notasi nada ‘7’ adalah ‘si’ maka tersebutlah 7naga untuk menabalkan nama dari Sinaga Bersaudara untuk ikut meramaikan kancah dunia lagu batak, group ini berdiri sejak tahun 1989 dengan beranggotakan Maruli Sinaga, (alm) A. Benny Sinaga dan Johan Sinaga. Jika anda adalah penggemar lengkingan power vocal yang mendayu dayu dipadu dengan vocal falset yang cukup tajam namun menyayat hati group ini adalah salah satu contoh yang memiliki perpaduan tersebut dan merupakan vocal yang nikmat didengar apabila lagu yang dipilih adalah berthema andung andung.

Ada beberapa keunggulan group ini yang lebih dominan, diantaranya adalah seperti yang saya telah sebutkan sebelumnya perpaduan lengkingan leader vocal yang dilakoni Maruli Sinaga dengan lapisan vocal falset dari Johan Sinaga yang dipercaya sebagai suara 3. Disamping itu juga dalam formasi suara 2 dipercayakan kepada sang pencipta lagu kawakan pada jamannya yakni (alm) A. Benny Sinaga yang terkenal dengan lagunya Lobi Sappulu Taon, bahkan dalam album pertama mereka lagu yang mereka bawakan seluruhnya adalah lagu hasil karya A. Benny Sinaga (termasuk didalamnya adalah Lobi Sappulu Taon).

Perjalanan karir mereka tidak banyak yang mengetahui selain dari orang-orang yang betul betul mengerti bagaimana bisnis kaset pada zamannya, karena disamping mereka tidak begitu aktif untuk mengikuti show-off pada acara acara tertentu seperti layaknya penyanyi penyanyi lainnya. Karena mereka lebih tertarik dalam bisnis diluar tarik suara bahkan lebih cenderung mengandalkan bahwa dunia tarik suara adalah sebagai penopang bisnis lainnya bahkan jika malu disebut sebagai sekedar untuk memuaskan hobby yang telah mengalir dalam tubu mereka.

Sebelum A. Benny Sinaga menghembuskan nafas yang terakhir pada tahun 2005 yang lalu, mereka sempat menerbitkan tidak kurang dari 3 album. 2 album dalam pop tapanuli dan 1 album kemudian diterbitkan dalam pop kenangan indonesia. Jika diantara anda ada yang mengenal sosok Abi Besok, seorang pengusaha taipan yang berdomisili di Tanjungbalai, maka mereka cenderung akrab, bahkan dalam beberapa klip album pop indonesia mereka, lokasi yang diambil adalah lokasi dimana rumah Abi Besok yang berada di Tanjungbalai, hal itu menandakan bahwa kehadiran mereka dalam kancah dunia tarik suara dapat menarik perhatian dari kalangan pengusaha taipan.

Pada tahun tahun dimana Sinaga Bersaudara sedang menerbitkan albumnya, Maruli Sinaga mencoba menapaki berbagai bisnis,t ermasuk didalamnya adalah sebagai Propotor Tinju Profesional yang bergabung dan bekerja sama dengan promotor tinju Turino Tidar di Jakarta, mereka sempat menerbitkan petinju petinju handal yang dapat bertanding di kancah dunia internasional. Namun saya kurang mengikuti perkembangannya setelah mereka membuka usaha baru diluar promotor tinju.

Bahkan belakangan Maruli Sinaga pernah mencoba ikut dalam kompetisi menjadi salah satu calon Bupati di Samosir dan kalah pada tahun 2005, dan khabarnya beliau juga ikut kembali dalam kancah pemilihan orang nomor satu dalam pemerintahan di kabupaten Samosir tersebut.

Sekarang ini mereka telah menekuni karir masing masing setelah A. Benny Sinaga tiada, sedangkan Johan Sinaga terlihat bersama Trio Sandos yang telah menerbitkan 2 album pop tapanuli.

Written by lagubatak

May 29, 2010 at 11:04 am

Trio Persada (Medan-Batam)

with 10 comments

Krisis ekonomi, krisis kepercayaan dan krisis globalisasi boleh terjadi, tapi buat orang batak krisis lagu batak jangan sampai terjadi, bahkan herannya lagu batak semakin meraja lela peredarannya dari tahun ke tahun sejak tahun 2003 yang lalu, belum ada kepastian sudah berapa banyak trio batak yang muncul dari tahun tersebut sampai sekarang ini.

Memang disadari, bahwa banyaknya trio batak tumbuh bukan berarti kesejahteraan atas lagu batak dan artis batak itu otomatis terlihat dari banyaknya muncul trio trio baru batak, namun dipastikan bahwa sebenarnya orang batak tidak rela lagu batak itu hilang tertelan krisis apappun itu.

Saat ini kembali muncul salah satu trio baru yang cukup dapat diharapkan untuk meramaikan kancah lagu batak dimasa yang akan datang. Munculnya trio ini merupakan salah satu kejadian uniqe yang mungkin perlu diceritakan hingga menjadi suatu trio yang solid nantinya.

Sebenarnya ketiga penyanyi yang dinamakan Trio Persada ini sudah melakoni diri sebagai penyanyi pada acara acara pesta orang batak juga untuk tempat hiburan yang ada di kota Medan dan sekitarnya. Mula mula mereka sepakat untuk membuat salah satu grup dengan beranggotakan Roy Marbun, Hilman Sirait dan seorang marga Sihotang, oleh karena kesibukannya menjalani kuliah Sihotang mengisyaratkan agar Roy dan Hilman mencari penggantinya karena tidak dapat mengikuti jadwal latihan dan rekaman dalam waktu yang telah ditentukan.

Kemudian tersebutlah salah satu marga Marbun, setelah menjalani beberapa latihan dan beberapa pengenalan studio rekaman, maka dengan alasan yang sama bahwa marga Marbun juga akan menjalani kegiatan yang sama di kampusnya untuk menyelesaikan skripsi dan tugas tugas lainnya. Dengan alasan yang sama Marbun juga mengundurkan diri bahwa dirinya tidak dapat membagi waktunya untuk emngikuti jadwal latihan dan rekaman.

Tekad dan kemauan yang kuat selalu muncul dari 2 personil lainnya tersebut diatas, maka mereka menemukan seseorang yang cukup layak untuk mendampingi mereka untuk latihan dan masuk rekaman, sebutlah marga Simanungkalit. Seorang penyanyi yang sudah punya pengalaman dalam dunia hiburan di kota Medan.

Singkat cerita setelah mereka menjalani latihan dan rekaman, tibalah waktu mereka untuk menjalani jadwal studio untuk ‘take vocal’ dengan musik, lagu dan perlengkapan lainnya yang telah disediakan oleh sang produsernya, dalam waktu yang telah ditentukan take vocal telah rampung, dan pada saat finishing rekaman tersebut marga Simanungkalit dengan tiba tiba mengundurkan diri dengan alasan yang tidak jelas.

Maka sang produser sekarang harus mengambil tindakan agar seluruh biaya yang telah dikeluarkan tidak terbuang sia sia, dengan konsekwensi bahwa akan ada biaya tambahan dengan pencarian personil baru untuk menuntaskan rekaman tersebut.

Seorang penyanyi yang telah lama bergelut dalam dunia hiburan di daerah Batam harus dipanggil untuk menggantikan posisi yang kosong tersebut atas prakarsa dari produser. Bulles Simanjuntak menempati posisi sebagai suara 2 sekaligus suara 5 dalam formasi falset, terjadilah formasi trio jarak jauh dengan salah satu personilnya ‘pernyanyi terbang’ dari Batam, sebutlah mereka trio koalisi Medan – Batam.

Walaupun pertemuan mereka dalam waktu yang relatif sangat singkat, tetapi karena darah dan jiwa seni yang telah melekat dalam tubuh mereka, rekaman tersebut dapat mereka rampungkan dalam waktu yang sangat singkat dan diluar dugaan. Mereka merampungkan seluruh pekerjaan dari take vocal sampai dengan pengambilan gambar/klip di pulo samosir dalam tempo 10 hari, sungguh prestasi yang cukup baik.

Lagu mereka terdiri dari 10 buah lagu terdiri dari hasil karya para pencipta lagu batak yang cukup handal, dengan berbagai pola dan cerita, dari percintaan sampai pada petuah orang tua dan beberapa lagu komedi.

Dalam waktu dekat album mereka akan dapat dilihat dipasaran, namun anda beruntung sudah mengunjungi blog ini (sebelum album tersebut berada dipasaran, anda telah dapat menyaksikanya terlebih dahulu).

Silahkan didengar dan jika anda bisa memberi tanggapan apakah mereka layak untuk menempati posisi tertentu dalam blantika musik lagu batak nantinya?, silahkan beri tanggapan!. Simaklah 2 buah lagu mereka berikut ini :

Benget Ma Ho Cipt. Tagor Tampubolon

dang tarporo anak hu
aek sian andalu i
ikkon marbisuk ho
ikkon marbisuk ho anak hu
jala mar roha ho
jala mar roha ho
songon darapati

unang haraphon anak hu
udan sian langit i
burjuhon ma burjuhon ma
mula ulaon i
asa boi dapot
asa boi dapot
ni luluan mi

unang mago mago mangapian ho
marnida namaduma i
ikkon tiruon mu doi
ikkon tiruon mu doi
asa taruli ho
dingolu ngolu mi

songon duhut na nigisgis doi
molo parngolu ngoluon on
benget ma ho amang
benget ma ho amang
asa taruli ho
dingolu ngolu mi

Lao Pe Au Cipt. Yamin Panjaitan

soadong nian nasala manang hurang
pambaehnan hi nasailaon
jala ro do au nuaeng tu jolom
lao patakkashon i tu ho ito
aha salah hu mambahen muba

husukkun ho denggan
alai sai sip do ho

molo sai songonon nama tongtong
namasa dihita nadua ito
sai bossir soada do dibahen ho
asa sogo roha hu mida ho

tumagon ma tumagon ma
tumagonan nama au lao sian ho

lao pe au dao ito
asa tung sombu roham
ido pinarsitta mi
pasonang hon roha mi

huboto do ito
adong manopot ho
lao pe au lao pe au
lao pe au ito

Written by lagubatak

May 6, 2010 at 10:16 am

Molo Huingot

with 2 comments

Molo Huingot

molo huingot
molo huingot ma sude akka naung salpu i
molo sai hurimangi di rohakki

olo menetek ilu sian mata
dang tarhatahon be tahe
ai nungga salpu be sude lungun nai tahe

molo huingot
molo huingot ma muse si dongan magodang i
dongan saparmeaman na uju i

nunga ro di dia saonari
dongan saparmeaman i rap dakdanak uju i
tikki di huta i

saonari nungga dao au diparjalangan
huta hatubuan nungga leleng dung hutinggalhon
alai rohakki tung naso lupa do
di angka parsorian dohot dongan na uju i

o ale alogo
pasahat jolo tonakkon
tu sasude dongan magodang nunga di dia saonari

ai tung so boi be marpungu
songon tikki naung salpu i
tuhan ta i manang manggomgom hita on sude
tuhan ta i manang manggomgom hita on sude

Written by lagubatak

April 28, 2010 at 8:09 am

Maria

with one comment

Halo kawan-kawan, dalam beberapa minggu terakhir ni ada khabar gembira untuk khalayak pencinta dan pemerhati lagu batak atas hadirnya sebuah group penyanyi batak yang berasal dari pulo samosir dengan membawakan musik etnik batak dengan lagu lagu yang cukup berkesan, namanya adalah Marsada Band.

Jika diamati dari keberadaan lagu tersebut, beberapa diskusi yang dilakukan dengan para pekerja musik dan pemerhati, kehadiran group ini telah lama dinanti nanti oleh masyarakat luas. inilah salah satu lagu hits mereka yang telah beredar dipasaran seluruh indonesia saat ini Maria Cipt. Joeharlen Simanjuntak, simaklah………….

Maria

Nang pe naung muli ho ito hasian
Nang pe dao ho sian au
Anggo roha hu sai hot doi tu ho
Sahat rodi na lao mate au

Manghirim au diharorom hasian
Manghirim au dijanjimi
Nungnga martaon au paima ima ho
Surat sabikbik pe so ro

Sai holan na marsak au ito
Sipata sai ro do tu nipikku bohi mi
Maria taringot au naung salpui
Maria sega nai pikkiran hi marningot ho

Maria didia ho

Sai…………….

Written by lagubatak

April 22, 2010 at 7:21 pm

Angkola Voice

with 3 comments

Baru saja lahir era baru terhadap audio, musik dan visual untuk lagu tapsel (mandailing) yang membuat kita berdecak dan patut mensyukuri kehadiran teknologi untuk dunia seni suara. hal ini beralasan untuk dinyatakan karena baru baru ini sebuah group yang menamakan dirinya “Angkola Voice” menancapkan cita cita mereka untuk membangun jika berlebihan menyebutnya memperbaiki citra dan eksistensi musik tapsel di dunia rekaman.

Pada umumnya banyak dijumpai keunikan (perbedaan) dalam musik tapsel, artinya berbeda dengan musik puak batak lainnya : karo, toba, dan simalungun karena ketiga puak yang baru disebutkan ini terdapat kemandirian yang utuh atas musik daerah masing masing. Dalam musik karo kita akan menemukan kesendirian tanpa mengadopsi musik musik dari luar terlepas dari asal muasal mereka berada. sedangkan batak toba nyaris tak ada yang dapat menilai bahwa musik mereka didapatkan dalam musik musik etnis lainnya, kalaupun ada itu hanya modifikasi beberapa pelaku atau musisi yang ingin memoderenkan kehadiran musik batak itu sendiri yakni mencampurkan keragaman alat alat musik yang terdapat didunia luar. Sedangkan musik dan lagu tapsel, sungguh banyak bersinggungan dengan musik dan warna dari daerah daerah tetangga sekitar yang mempengaruhinya, sebut saja misalnya, minang dan melayu… Anda yang mendengar musik dan lagu tapsel saat ini, harus membutuhkan waktu sesaat untuk meyakinkan bahwa yang sedang anda dengar itu adalah lagu tapsel, dari kalimat dan jenis melantunkannya. Dahulu memang ada salah satu simbol yang menandakan bahwa musik tersebut datangnya dari tapsel (mandailing) karena mempunyai ciri khas tersendiri, itulah yang dinamakan “onang-onang”. sipelantun dapat menggabungkan beberapa kata dan kalimat dirangkai menjadi suatu syair namun bukan merupakan keutuhan dalam satu lagu (akan berbeda kalimat bila dilantunkan kemudian), hampir sama disandingkan dengan bentuk “mangandung” dalam batak toba.

Mungkin itulah yang dimaksud dengan era baru dan perbaikan yang ingin dibangkitkan oleh Angkola Voice, jatidiri lagu, musik dan pola penampilannya. dari segi musikalitas, walaupun memang tidak menghadirkan tradisi yang kolot, namun terlihat bahwa mereka ingin menyandingkan musik tapsel itu dapat menempuh batas batas daerah seperti musik batak toba yang sebelumnya telah dikenal luas diluar masyarakat batak sendiri.

Sebut saja contoh, salah satu lagu yang terdapat dalam album mereka adalah lagu “Kijom”, lagu ini adalah salah satu roh yang memikat siapapun pendengarnya, tidak peduli anda pernah mendengar lagu itu sebelumnya ataupun baru saja mendengar. si arranger/musisi ingin membuat “benchmark” yang tidak terdapat pada musik musik daerah lainnya namun utuh bahwa inilah yang disebut musik tapsel dengan menampilkan modernisasi didalamnya. Terlebih pula adalah cara mereka menyanyikannya, sipenata vocal nampaknya mengerti bahwa awal mula musik mandailing terdapat dalam ‘nafas’ onang-onang, maka dalam bait bait tertentu alunan onang-onangnya nampak nyata dalam beberapa ‘bar’ dari keseluruhan lagu.

Biasanya dalam hal revolusi (perubahan) dibutuhkan proses yang tidak mudah, termasuk dalam hal musik dan lagu, namun jika kita setuju bahwa revolusi itu selalu membawa nilai positif bagi penikmat dan seluruh pengguna. Walaupun kadang memang harus diyakini bahwa perubahan itu menjadi cemoohan terlebih dahulu namun akan diaminkan jika mayoritas menyetujuinya dengan baik. kira kira itu yang tersirat dari beberapa analisa atas album ini.

Namun secara nyata mereka dapat menyampaikannya dengan perbuatan atau pekerjaan yang telah mereka hasilkan, baik dari segi musikalitas, audio, visual dan artikulasi agak berbeda dari musik dan lagu tapsel yang pernah ada, dan perubahan itu diterima banyak pihak, karena menurut informasi setelah album mereka diluncurkan dalam waktu 1 (satu) minggu VCD yang mereka keluarkan sudah diatas rata-rata peredaran lagu tapsel lainnya, suatu hasil yang perlu dibanggakan dari segi pasar.

Ddalam album ini Angkola Voice menampilkan 12 buah lagu, 3 judul lagu diantaranya adalah lagu kenangan yang dimaksudkan sebagai tolok ukur darimana mereka beranjak untuk mensejajarkan sentuhan yang mereka lakukan. 9 buah lagu didalamnya adalah lagu ciptaan baru yang pantas untuk dinikmati.
1. Parjalang, 2. Batang Galoga, 3. Kecewa, 4. Marsak, 5. Rara, 6. Sangolu Sahamatean, 7. Tolu ari nai nama, 8. Supir Lintas, 9. Posma Roham, mayoritas lagu tersebut ciptaan Ali Rahmat Siregar, salah seorang pendatang baru yang pantas diperhitungkan untuk berkarya dalam lagu tapse. Sedangkan 3 judul lainnya adalah : 1. Sitogol (salah satu lagu tapsel yang selalu dinyanyikan oleh batak toba), 2. Kijom, 3. Bollo Bollo.

Saya tertarik untuk ingin membuktikan penjelasan diatas atas hasil kerja mereka, diantaranya adalah lagu Kijom yang dibawakan dengan baik dan tidak menghilangkan jatidiri lagu tapsel itu sendiri.

Kijom

Kijom ale kijom, kijom ale kijom
Kijom ale dongan ma dongan dongan

Losung ni pidoli
Tumbuk salapa indaluna
Janji ta na sadoli
Tumbuk tu halak do jadi na

Endeng ni endeng situkkol ni dong dong
Ise na dikenang siboru na lom lom

Siabu ma si galangan
Siambirang laos pahulo
Siamun marsijalangan
Sihambirang mangapus ilu

Written by lagubatak

February 18, 2010 at 10:20 am

Sihumisik Parsiboras (Togama Trio)

with 45 comments

Sadia, sai sadia
Da leleng nai tu ambarita
Da leleng nai tu ambarita
Sadia leleng nai da inong
Da taonon hu menderita

Sihambir gabe gambir
Tandiang i ma gabe boras
Tandiang I ma gabe boras
Tudia pe au laos so tampil
Tu aha pe au laos so bolas

Sai tudia ma luluan da inong
Da sihumisik parsiboras

Boasa ma ale inang
Boasa ma ale amang
So dulo on mu anak mon
So dulo on mu pahompu mon

Hape massai leleng
Tar paima ima hami
Amang sodap nai
Molo huida ho di lambung hi

Written by lagubatak

February 16, 2010 at 11:43 pm

Laos So Margorak do Roham

with 4 comments

ini adalah ratapan dari seorang ibu yang sedih melihat menantu perempuannya yang ditinggal oleh anaknya pergi merantau, saya yakin hal ini terjadi pada kehidupan nyata dan dituangkan dalam sebuah lagu oleh penulis lagu Soritua Manurung.

ceritranya, setelah anak si ibu ini lama merantau tak memberi khabar apapun kepada istri dan anaknya, dia begitu tega melupakan ucapan anak kecilnya pada saat dia diberangkatkan ke perantauan di loket terminal bus bintang utara yang membawa dia pergi, kira kira begini kata kata anaknya kepadanya “cepat pulang ya pak?”.

si ibu meratapi kegalauan hati menantu perempuannya, dan menyampaikan pesan kepada anaknya “apakah tak tergerak hatimu melihat anakmu” yang selalu memanggil bapak?. si ibu tidak menyangka perubahan hati anaknya itu………

lagu ini dibawakan oleh trio batak pendatang baru dari pekanbaru, namanya trio togama

inilah lagunya :

Laos So Margorak Do Roham

Tung so hurippu do
Naikkon muba roha mi anakhon hu
Burju roha ni parumaen hi
Paborhat ho tu tano parjalangan mi
Hape laos so adong do baritam
Songon pasombu siohol ni pahompu hi

Hurippu do amang
Diingot ho iluni parumaen hi
Napataruhon ho naujui
Da tu terminal loket ni bintang utara i
Maradu mokkik okkik gelleng mi,
Didok tu ho…….(tibu ho mulak da bapa)

Holan marningot i pe ho nian
Da tung so tangis ho di parjalangan mi
Hape malano do roham amang
Lupa do ho diparumaen nang pahompu hi

Dang tarpaida ida au
Iluni parumaen hi alani ho amang
Bapa bapa on ma gelleng mi
Masihol mida ho amang
Laos so margorak do roham
Dijou jou ni akka pahompu hi

Written by lagubatak

February 14, 2010 at 9:11 pm

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 63 other followers